Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjunganom Nganjuk

Mencetak Generasi Muda Yang Unggul dan Berprestasi

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Menteri Anies Sambangi Guru Honorer 40 Tahun

Oleh Admin 03-12-2014 12:37:08

Pengabdian tulus guru honorer SMPN 17 Kota Bekasi, Maman Supratman, menggerakkan Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan berkunjung ke sekolah tersebut. 

Anies datang khusus untuk menemui sang guru honorer yang telah mengabdi selama 40 tahun. Maman kini telah berusia 74 tahun.

Pria yang akrab dipanggil Pak Maman itu dikenal totalitas dalam mengabdikan diri mengajar di sekolah. Selama ini, ia disebutkan tak mengeluhkan nasib pengangkatannya yang tidak jelas sebagai PNS. 

Kisah viral Maman berawal dari unggahan di salah satu pengguna Facebook pada 25 November, saat momentum hari guru. 

Maman menjadi perbincangan di media sosial Facebook, usai pemilik akun Sukamto, guru bahasa Indonesia di SMPN 17 Bekasi, mengunggah cerita tentang Maman di akun Facebooknya. 

Sukamto mengunggah profil Maman disertai foto saat mengenakan seragam PGRI pada 25 November lalu, yang bertepatan dengan peringatan Hari Guru. Dalam unggahannya yang ditujukan kepada Kemendikbud, Sukamto menceritakan kisah singkat Maman.

Sampai kemarin siang statusnya mendapatkan 22.684 likes dan dibagikan sebanyak 7.431 kali.

Akhirnya unggahan ini terdengar oleh sang menteri. Kemarin, Menteri Anies menyempatkan mengunjungi pak Maman. 

"Akhirnya posting pak Sukamto,M.Pd tentang profil Bpk Maman sampai ke telinga Pak Mentri, beliau langsung mengunjungi SMPN 17 Bekasi untuk bersilaturahim dg guru2 SMPN 17 khususnya Pak Maman," tulis pengguna, Uchie Bachtiar. 

Uchie menyebutkan Menteri Anies datang pagi secara tiba-tiba ke sekolah untuk silaturahmi dengan Maman serta para guru di SMPN 17 Bekasi. 

Setiba di SMPN 17, sang menteri sempat menunggu beberapa waktu sebab Maman sedang mengajar di sekolah lain. 

Pada kunjungannya, Menteri Anies didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud Hamid Muhammad.

Dalam kesempatan pertemuan itu, Anies sempat menyaksikan bagaimana Maman mengajar angklung kepada para peserta didik. Tak lupa, di tengah silaturahmi, Anies memberikan penghargaan kepada Maman dalam bentuk piagam. 

“Saya, atas nama pemerintah ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi. Insya Allah guru seperti Pak Maman ini, kami sebutnya guru mulia, yang bisa jadi contoh buat semua,” kata Menteri Anies dikutip dari laman Kemendiknas.go.id

Inisiator gerakan Indonesia Mengajar ini menambahkan pengabdian Maman yang tulus ini dapat menjadi teladan. Menurut dia, apa yang dikerjakan Maman tidak ternilai. 

“Dihargai berapa pun tidak ternilai karena kemuliaan itu tidak bisa dirupiahkan,” katanya.

Lalu bagaimana status Maman selanjutnya memang belum jelas. Terkait hal ini, juga disinggung, kedatangan Menteri Anies banyak diartikan sebagai pencitraan jika tanpa tindak lanjut mengangkat Maman sebagai PNS.