Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjunganom Nganjuk

Mencetak Generasi Muda Yang Unggul dan Berprestasi

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Sambut Pergantian Tahun Dengan Zikir Untuk Mengingat Allah dan Peran Manusia

Oleh Admin 03-01-2015 07:07:14

Kegiatan yang mengangkat tema “Dahulukan Persatuan dan Persaudaraan” ini dihadiri oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dasar dan Menengah Anies Baswedan, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, mantan Ketua PB NU KH Hasyim Muzadi, AM Fatwa, KH Yusuf Mansur, Muzamil Basyuni, Wakil Ketua 1 Pelaksana Harian Masjid At-Tin, HM. Sutria Tubagus dan sejumlah tokoh agama lainnya. Ribuan umat Muslim memenuhi masjid At Tin sejak shalat magrib, sementara acara dzikir dimulai usai shalat Isya. Zikir Nasional ini rencananya akan dilakukan hingga pukul 4 dini hari nanti dengan rangkaian acara tausiah dan zikir.

Dikatakan Menag, kegiatan Zikir Nasional ini diharapkan dapat  mengingatkan dan merefleksi keberadaan kita sebagai manusia, terutama kekurangan-kekurangan kita. Hasil refleksi itu diharapkan dapat menjadi bekal dalam menata kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.  

Zikir, lanjut Menag, penting dilakukan dalam rangka menemukenali jatidiri kemanusiaan kita sebagai hamba Allah dan sebagai khalifah Allah atau sebagai pengelola alam semesta yang menyandang peran atau fungsi-fungsi sosial.  “Semua kita tentu punya peran, fungsi, tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Karenanya, masing-masing kita sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-maisng bisa melakukan mawas diri, muhasabah,  penilaian kemudian menimbang kembali apa yang sudah dilakukan selama ini dalam kita menjalankan tugas kita masing-maisng,” tutur Menag. 

“Dari refleksi itu, kita bisa mendapatkan kekurangan-kekurangan yang kita miliki sehingga menghadapi tahun baru 2015 ke depan kita sudah cukup punya bekal pengetahuan karena kita sudah mengetahui kelemahan-kelemahan kita itu apa saja,” tambahnya sembari berpesan agar kekurangan-kekurangan pada tahun lalu bisa dijadikan catatan untuk tidak  diulang kembali pada tahun yang akan datang. 

Sebelumnya melalui twitter pribadinya (lukmansaifuddin), Menag juga Menteri  mengajak masyarakat Indonesia untuk bertenggang rasa dalam menyambut tahun 2015, seiring adanya musibah yang menimpa penumpang dan kru pesawat Air Asia. Tenggang rasa itu diwujudkan dalam bentuk tidak berhura-hura melewati  malam pergantian tahun baru.

“Kita masih berduka dg jatuhnya #QZ8501 AirAsia. Mari ungkapkan detik2 ganti tahun dg tenggang rasa dan tak ber-hura2,” demikian imbauan Menag yang disampaikan melaluiakun twitter pribadinya lukmansaifuddin, Rabu (31/12), pukul 13.34 siang tadi. (mkd&cw/mkd)