Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjunganom Nganjuk

Mencetak Generasi Muda Yang Unggul dan Berprestasi

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Presiden: Dengan Meneladani Nabi, Kita Bisa Besar, Makmur, dan Sejahtera

Oleh Admin 03-01-2015 10:21:04

Jakarta (Pinmas) —-  Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Umat Islam, untuk meneladani pikiran, ucapan, dan tindakan Rasulullah Muhammad Saw. Jokowi bahkan optimis jika rakyatnya meneladani Nabi, Indonesia dapat menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera.

“Beliau Nabi Muhammad SAW, telah memberikan tuntunan dan keteladanan, dalam mewujudkan pribadi yang unggul dan kehidupan masyarakat yang beradab. Saya yakin, jika kita mampu meneladani Beliau dalam gaya hidup kita sehari-hari, maka Indonesia akan menjadi negara yang besar, makmur dan sejahtera. Meski ini tidak mudah, lebih-lebih, kita berada dalam kehidupan yang serba modern ini,” terang Presiden Jokowi dalam  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan, di Istana Negara, Jakarta, Jum’at (2/1) malam

Hadir dalam peringatan ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta ibu, beberapa Menteri Kabinet Kerja JK, para duta besar negara sahabat, dan masyarakat Islam lainnya.

Presiden melihat, Rasulullah Saw diutus Allah Swt, bukan di dalam masyarakat yang maju, beradap, dan berkeadilan, tapi  komunitas yang kering dari nilai-nilai keadaban. “Dan dalam menghadapi masyarakat yang kering dan jahiliyah tersebut, Nabi Muhammad SAW, lebih mengedapankan nilai-nilai yang agung dan sikap sosial yang bermartabat,” jelasnya.

“Nabi Saw.,  selain mengajak masyarakatnya beribadah kepada Allah Swt., juga senanatiasa menjunjung tinggi penghormatan kepada sesama. Nabi Saw mengajarkan dan memberi tauladan, menjunjung ukhuwah, tidak hanya Islamiyah, namun juga Insaniyah (persaudaraan) sesama umat manusia,” tambahnya.

Peringatan Maulid Nabi Saw, lanjut Jokowi, harus lebih dimaknai sebagai upaya untuk meningkatkan peran Umat Islam, menuju Islam yang rahmatan lilalamin, Islam yang membawa rakmat bagi semesta alam. “Untuk itu, kita perlu membangun tatanan Peradaban Islam yang peduli, menebarkan perdamaian, keadilan dan toleransi,” tuturnya.

Presiden tidak lupa mengajak rakyat Indonesia untuk mendoakan saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang tengah tertimpa musibah dan bencana. “Semoga, saudara-saudara kita yang meninggal, diterima amal ibadahnya dan diampuni segala khilaf dan salahnya. dan, kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” doa Presiden. (G-penk/mkd/mkd)