Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjunganom Nganjuk

Mencetak Generasi Muda Yang Unggul dan Berprestasi

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Aparat Kemenag Agar Rajin Turun ke Masyarakat

Oleh Admin 06-01-2015 07:33:12

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta aparat Kementerian Agama agar rajin turun ke masyarakat, mendengar secara langsung keluhan mereka sehingga bisa merespon secara cepat.

“Kalau tidak mampu melayani seluruhnya, setidaknya masyarakat tahu bahwa kita sudah berupaya melayani mereka,” kata Menag pada peringatan ulang tahun Kementerian Agama atau Hari Amal Bhakti ke-69 di Lapangan Gedung Kemenag Pusat, Jl. Lapangan Banteng No. 3-4 Jakarta Pusat, Sabtu (03/01).

Peringatan HAB ke-69 ditandai dengan penandatangan 5 nilai budaya kerja oleh Menteri Agama di atas kanvas seluas 5 × 2 meter, penandatanganan juga dilakukan Sekjen Kemenag Nur Syam, para pejabat eselon I, II serta karyawan Kemenag yang mengikuti upacara.

Dalam sambutannya Menag mengimbau aparat Kemenag secara sungguh-sungguh menerapkan lima nilai budaya kerja,  tidak menjadi slogan saja, namun bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam lingkungan kerja. Kelima nilai yaitu integritas, profesionalitas, inovatif, tanggung jawab dan keteladanan  ini sangat sesuai dengan tageline Kemenag ‘Ikhlas Beramal’.

Kelima nilai itu, menurut Menag juga harus bisa menjadi ruh dan jiwa yang selalu menyemangati seluruh aparatur ketika berkiprah di Kemenag dan memberikan layanan kepada masyarakat. “Dalam melayani masyarakat jangan sekali-kali mempersulit hal yang mudah dan sederhana,” pesannya.

Menag juga meminta agar unit-unit kerja di lingkungan Kemenag memiliki media komunikasi, sehingga program dan informasi mudah diakses masyarakat. “Birokrasi Kementerian Agama harus siap menjalankan revolusi mental,” tandasnya.

Menurut Menag, menjadi aparatur Kemenag pada hakekatnya manifestasi wujud pengejawentahan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Kami juga mengapresiasi aparat Kemenag yang tabah dan sabar, meski banyak kritikan,” ucap Menag Lukman. (ks/mkd)