Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjunganom Nganjuk

Mencetak Generasi Muda Yang Unggul dan Berprestasi

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Indonesia Negara Pertama Punya Kementerian Agama

Oleh Admin 07-01-2015 08:23:38


Jakarta (Pinmas) – Kementerian Agama menggelar Malam Tasyakuran Hari Amal Bhakti (HAB) ke-69 di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin, Selasa (06/01). Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, Indonesia merupakan negara yang pertama di dunia yang memiliki kementerian yang menangani urusan agama.

“Sejarah mencatat Indonesia yang pertama sebagai negara yang memiliki kementerian yang menangani urusan agama,” kata Menag Lukman, pada acara yang dihadiri para mantan Menteri Agama yaitu Quraish Shihab, A. Malik Fadjar, dan Maftuh Basyuni, para pejabat eselon I dan II,  serta gubernur, walikota dan bupati penerima  penghargaan.

Menag LHS lalu mengutip pidato Menteri Agama RI Pertama HM Rasyidi di RRI yang menyebutkan, berdirinya Kementerian Agama untuk memelihara serta memberi jaminan kepada pemeluk agama. “Kemenag sebagai tempat pertemuan beragam paham keagamaan,” ucap Menag Lukman.

Menurutnya, kemajemukan adalah anugerah yang patut disyukuri, karena tidak mudah mengelola kemajemukan seperti Indonesia. “Indonesia berhasil mengatasi masalah ini, Indonesia sebagai magnet baru pelaksanaan demokrasi, serta hubungan antar pemeluk agama yang harmonis,” jelas Menag.

Dalam kesempatan ini, Menag juga menyoroti bidang pendidikan. Menurut dia,  perkembangan bidang pendidikan agama dan keagamaan cukup signifikan. “Semula berada di pinggir kini di pusaran pendidikan nasional. Pendidikan agama sudah setara dengan umum,” ujarnya.

Karena itu, Menag mengapresiasi pemerintah daerah yang telah memberikan kepedulian terhadap pendidikan agama dan keagamaan melalui kebijakan pemberian anggaran yang mendukung mutu pendidikan agama dan keagamaan. “Bantuan pemerintah kepada lembaga pendidikan agama dan keagamaan tidak menyalahi aturan, apalagi kebanyakan lembaga pendidikan ini swasta, yang kontribusinya dalam bidang pendidikan tidak perlu diragukan,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini Menag memberi penghargaan kepada Gubernur Jambi, Bupati Aceh Barat, Bupati Langkat, Bupati Jepara, Bupati Bulungan, Bupati Bantaing dan Walikota Makassar sebagai penghargaan terhadap pemerintah daerah yang peduli terhadap pendidikan Islam.

Sementara itu Kepala Biro Keuangan Syihabuddin Latif selaku Ketua Panitia Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama  ke-69 melaporkan, berbagai kegiatan digelar dalam rangka HAB ke 69 antara lain Apresiasi Pendidikan Islam, seminar kerukunan umat beragama, malam tasyakuran, serta berbagai lomba seperti gerak jalan, tarik tambang dan futsal.

Syihabuddin berharap melalui peringatan HAB tersebut jajaran Kemenag memperoleh tambahan energi positif dan spirit yang baru untuk meningkatkan peran aktifnya dan memberikan kontribusinya secara nyata dalam upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri, serta sejahtera lahir dan batin. (ks/mkd)