Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjunganom Nganjuk

Mencetak Generasi Muda Yang Unggul dan Berprestasi

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Berita Penting

Oleh Admin 21-02-2015 12:29:09

BERITA :. Pemerintah Imbau Umat Islam Ikuti Pandangan Mayoritas Tentang Shalat Jakarta (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau umat Islam untuk mengikuti pandangan masyoritas ulama tentang kewajiban shalat lima waktu. Hal ini disampaikan Menag saat dimintai tanggapannya terkait beredarnya stiker shalat tiga waktu, Jakarta, Jumat (20/02). Seperti diberitakan, Ponpes Urwatul Wutsqo, Jombang, mengeluarkan ide konroversial dengan mengedarkan stiker berisi membolehkan meringkas (jama’) shalat lima waktu menjadi ‘tiga waktu’ saja. Pada stiket tersebut, tertulis ‘Shalat 3 Waktu’ disebut Shalat Jamak. Shalat Zuhur dan Ashar digabung, dilakukan pada waktu Zuhur. Kemudian Shalat Magrib dan Isya’ dilakukan pada waktu Isya. Dalam Islam disebut shalat yang dijama’. Yang kontroversial, dalam stiker disebutkan shalat jama’ bisa dilakukan oleh orang yang tidak bepergian (musafir). Bahkan, ‘shalat 3 waktu’ bisa dilakukan bagi orang yang berprofesi sebagai pekerja, pedagang kaki lima, petani dan sebagainya. “Boleh dilakukan tiap hari meski tidak pergi,” demikian tertulis dalam stiker seperti dikutip Vivanews.com, Kamis (19/02). Akan hal ini, Menag mengatakan bahwa Pemerintah tidak dalam posisi menyalah-nyalahkan. Sebab, lanjut Menag, ini sudah masuk masalah fiqhiyah, masalah pemahaman keagamaan. “Iitu sepenuhnya kita percayakan penuh kepada MUI dan tokoh-tokoh ulama kita,” jelas Menag. Dikatakan Menag bahwa para ulama-ulama kita yang berwenang untuk menilai. “Silahkan MUI yang paling berwenang. Karena memang ini kan sudah masalah fiqhiyah tentang peribadatan,” tutur Menag. “Tentu pemerintah hanya mengatakan bahwa prinsipnya shalat itu wajib, itu yang prinsip,” tandasnya sembari mengatakan bahwa Pemerintah mengimbau umat Islam untuk mengikuti pandangan yang umum, pandangan mayoritas bahwa salat wajib itu lima waktu. (mkd/mkd) link: http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=240737