Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjunganom Nganjuk

Mencetak Generasi Muda Yang Unggul dan Berprestasi

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

MTsN 2 Kota Kediri Siap Laksanakan UN CBT

Oleh Admin 05-05-2015 12:46:06

Kediri (Pinmas) —- Ujian Nasional (UN) Tahun 2015 yang dilaksanakan oleh PUSPENDIK-KEMDIKBUD berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini UN menggunakan dua metode yaitu Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT). 585 Sekolah /madrasah mengikuti UN CBT dengan rincian 511 SMK/SMA, 5 Madrasah Aliyah (MA), 41 SMP dan 1 MTs. Ujian Nasional untuk SMP/MTs akan dilaksanakan serempak pada tanggal 4-7 Mei 2015 baik yang UN PBT maupun yang CBT.

MTs Negeri 2 Kota Kediri Jawa Timur menjadi satu-satunya Madrasah Tsanawiyah yang melaksanakan UN CBT. Ketika dikonfirmasi tentang kesiapan MTsN 2 kota Kediri dalam UN CBT, Kepala MTsN 2 Kediri, Drs. Nursalim menyatakan kesiapannya.

“Siswa kami siap UN CBT karena mereka sudah terbiasa jujur dalam mengikuti ulangan termasuk UN setiap tahun. Insfrastruktur bisa kami upayakan, tim pengelola IT kami juga siap. Jadi Insya Allah kami siap untuk melaksanakan UN CBT,” terangnya, Kamis (30/04).

Menurut Nursalim, sejumlah persiapan telah dilakukan pihak madrasah, mulai penyiapan kemampuan dan mental siswa, kepanitian, maupun insfrastruktur. Khusus infrastrukstur, madrasah harus memiliki komputer PC sebanyak 1/3 jumlah siswa ditambah komputer cadangan. Tahun ini peserta UN MTsN II Kediri berjumlah 385 siswa sehingga madrasah harus menyiapkan minimal 140 unit komputer dan 5 buah server.

Ditambahkan Nursalim, pelaksanaan UN CBT dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30-09.30 WIB, kedua pukul 10.30-12.30 WIB, dan sesi ketiga dimulai pukul 14.00-16.00 WIB. Kesiapan tersebut telah dimonitoring dan diverifikasi oleh Tim dari PUSTEKOM-KEMDIKBUD, DIKBUD JATIM, PENMAD Kemenag Propinsi Jawa Timur, dan PENMAD Kemenag Kota Kediri. Rata-rata mereka memberikan apresiasi positif atas kesiapan MTsN 2 Kediri dalam mengikuti UN CBT.

Sedangkan untuk membiasakan siswa mengikuti ujian berbasis komputer, lanjut Nursalim, pihak panitia di madrasah telah melaksanakan serangkaian tryout/gladi bersih UN CBT, baik offline maupun online. Try out offline dilaksanakan secara mandiri oleh madrasah, sedangkan try out online dikendalikan oleh PUSTEKOM-KEMDIKBUD Jakarta.

Pada gladi bersih online, proktor mengaktifkan server pusat, kemudian siswa login dengan memasukkan user name dan password yang telah diberikan oleh pengawas, kemudian peserta mendapatkan token secara online dari proktor. Setelah mendapatkan token, siswa bisa memulai mengerjakan soal sesuai dengan jatah waktu yang ditentukan. Jika sudah selesai mengerjakan, siswa dapat mengklik selesai dan log out untuk memastikan bahwa hasil kerjanya sudah masuk di server pusat. Selanjutnya proktor akan meng-uploude hasil kerja siswa ke PUSPENDIK KEMDIKBUD.

Dalam pelaksanaannya, 385 peserta UN CBT MTsN 2 Kota Kediri ini nantinya akan dibagi tiga kelompok, masing-masing 129, 129, dan 127. Masing-masing kelompok akan mendapatkan jadwal/sesi UN CBT secara bergantian dan tidak monoton. Setiap kelompok dibagi menjadi empat ruang berdasarkan server. Satu server bisa melayani 30-40 client. Dalam satu ruang atau server di diawasi oleh seorang pengawas dari sekolah SR lain, seorang proktor dan seorang teknisi.

Bagi MTsN 2 Kota Kediri, kata Nursalim, UN CBT ini untuk menunjukkan ke publik bahwa madrasah “siap” serta menjadi wujud komitmen membangun madrasah yang lebih baik dan berkualitas. Semoga sukses. (hamam/mkd/mkd)

Tautan http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=256735